|
Menjadi seorang penerjemah bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Tetapi bukan berarti tak layak untuk dicoba. Berikut ada beberapa tips buat Anda yang ingin “coba-coba” menjadi seorang penerjemah. Menguasai bahasa asing dengan baik. Kemampuan ini wajib dimiliki oleh seorang penerjemah. Bagaimana mungkin seseorang yang tidak memiliki pengetahuan bahasa asing bisa menerjemahkan suatu dokumen, surat, buku, dll ke dalam bahasa lain yang menjadi tujuannya. Latihan dan banyak membaca. Ibarat pisau semakin sering diasah semakin tajamlah ia. Begitu juga dengan seorang penerjemah, semakin sering ia berlatih menerjemahkan sesuatu (bisa buku, surat, cerpen, bahkan sepenggal paragraf berita koran, dll) maka kualitasnya akan semakin bagus. Menambah pengetahuan dengan membaca juga sangat membantu. Feel Anda sebagai seorang penerjemah akan muncul. Perbendaharaan katanya juga semakin banyak. Karena biasanya ”bahasa buku” agak berbeda dengan bahasa percakapan sehari-hari. Gunakan kamus secara bijaksana. Dalam proses menerjemahkan kita kemungkinan akan menemukan kata-kata yang ”baru” yang belum kita mengerti. Gunakanlah kamus untuk dapat membantu kita. Dengan kecanggihan teknologi, kita bisa menggunakan software kamus, misalnya Google Translate. Tapi Anda perlu berhati-hati dalam menggunakannya. Google Translate lebih cocok digunakan untuk menerjemahkan kata tunggal. Kalau untuk menerjemahkan susunan dua kata apalagi full satu kalimat, terkadang kurang ”nyambung” artinya. Lebih baik translate secara manual. Jadi perlakukanlah Google Translate sebagai kamus, bukan sebagai seorang penerjemah profesional. Jangan malu bertanya. Pepatah mengatakan, ”Malu bertanya sesat di jalan”. Bagi seorang pemula, keberadaan orang lain yang mempunyai kemampuan berbahasa asing yang lebih baik dari dirinya, akan sangat membantu dalam proses latihan. Mintalah bantuannya untuk menjadi editor untuk hasil terjemahan anda. Selain sebagai teman untuk sharing, Anda dapat memintanya untuk menilai pekerjaan Anda. Dengan demikian Anda dapat mengetahui seberapa bagus kualitas terjemahan Anda. Bukankah yang menilai hasil pekerjaan kita adalah oranglain bukan diri kita sendiri. Mengirim lamaran.
Ini dapat Anda coba setelah Anda merasa yakin mampu berprofesi sebagai seorang penerjemah. Apalagi kalau sudah mendapat pengakuan bahwa Anda sudah ”layak” menjadi seorang penerjemah dari ”editor” teman sharing Anda. Anda dapat mengirimkan lamaran Anda ke lembaga penerjemah profesional, penerbit-penerbit buku, dll. Anda bisa mendapatkan alamatnya via internet. Kalau Anda ingin bekerja sebagai penerjemah freelance alangkah lebih baik jika Anda mengirimkan lamaran ke lembaga atau biro yang sudah memiliki website. Secara umum sangatlah berisiko bekerja pada lembaga atau biro yang tidak memiliki website, menggunakan alamat email yahoo atau tidak menjawab telepon yang diberikan sebagai nomor kontak. Namun tentu saja tidak semuanya begitu. Semoga tips ini dapat membantu Anda yang ingin menjadi seorang penerjemah. Selamat mencoba ’n good luck !! |